Posts

Showing posts from June, 2013

Gojali Suta

Image
Gojali Suta Suasana sangat suram. seperti matahari tertutup mendung. seolah sangat sunyi tak ada sama sekali suara mahluk berkutik. suasana inilah yang menjadi perbawa di negeri trajutisna dan suroteleng. saat itu raja trajutisna prabu sitidja alias boma narakasura merasa sangat sedih dan kecewa. karena istrinya Dewi Hagnyawanawati atau dei Mustikawati tak mau melayaninya sebagai suami. malah sang istri mabok kepayang dengan saudaranya sendiri yaitu raden samba wisnubrata. susana sangat suram menyelimuti paseban agung. sang raja prabu sitidja cuma diam saja. sedangkan Prabu Supala, patih Pancadnyana, Ditya Maudara, Ditya Ancak Ogra, Ditya Yayahgriwa, Ditya Sinundha cuma bisa ikutan diam sambil memandang kosong ke lantai. mereka sangat takut melihat keadaan rajanya yang sedang bermuram durja. untuk memecah kesunyian maka sang raja prabu sitidja berkata kepada patihnya prabu supala: “paman supala saya mengadakan pertemuan ini sengaja ingin membhas masalah raden samba dan dhi...

Raden Samba

Image
Raden Samba    Raden Samba adalah putera Prabu Kesna, raja Negara Dwarawati dengan Dewi Jembawati, puteri resi jembawan dengan Dewi Trijata. Raden Samba mempunyai saudara Kandung bernama Gunadewa. Ia juga memiliki enam saudara lain ibu, yaitu : Saranadewa, Partawesa dan Dewi titisari (dari Dewi Rukmini); Arya Setyaka (Dewi Setyaboma), Sitija dan Dewi Siti Sundari (Dewi Pretiwi). Raden Samba  memiliki watak yang cerdik, pandai bicara,galak, congkak, sedikit pencecut dan ingin enaknya sendiri. Raden Samba digambarkan memiliki wajah yang sangat cakap dan tampan. Samba adalah titisan Dewa Drema. Dewa Drema beristrikan Dewi Dremi yang keduanya telah berjanji akan berjumpa di dunia sebagai suami istri. Hyang Drema kemudian menitis kepada putera raja Dwarawati, Raden Samba. Namun Betari Dremi keliru, setibanya di dunia ia justru mengikuti putera raja Dwarawati yang bernama Raden Bomanarakasura (Sitija). Setelah Raden Samba bertemu dengan Dewi Agnyanawati yang meru...

Perkawinan Nakula

Image
Perkawinan Nakula Prabu Duryodana duduk di atas singhasana, dihadap oleh Pendeta Druna, Adipati Karna dan para Korawa. Raja membicarakan permintaan Dursasana. Dursasana jatuh cinta kepada Dyah Suyati, putri raja Ngawuawu Langit. Dyah Suyati disayembarakan. Barangsiapa yang dapat mengalahkan Endrakerata, boleh memperistri Dyah Suyati. Raja menugaskan Adipati Karna dan Jayadrata untuk mengusahakan menang sayembara. Setelah mereka berunding, raja masuk ke istana. Kedatangan Prabu Duryodana disongsong oleh permaisuri, Lesmanawati dan para abdi. Raja bercerita tentang rencana perkawinan Dursasana dan sayembara. Kemudian raja bersamadi. Adipati Karna dihadap oleh Patih Sakuni, Jayadrata, Kartamarma, Citraksa dan Citraksi. Mereka bersiap-siap ke negara Ngawuawu Langit. Setelah siap mereka berangkat. Prabu Bajrawijaya raja Selabentara bermimpi, bertemu Dyah Suyati. Raja ingin melamarnya. Patih Kala Wisaya mengusulkan agar Kala Kekaya, Barajamingkalpa dan Kala Minangsraya pergi ke ...

Srikandi

Image
Srikandi  Dewi Wara Srikandi ialah putri Prabu Drupada di Cempalareja. Waktu remaja putri ia berguru memanah pada Raden Arjuna. Kemudian ia diambil istri oleh Arjuna. Asal mula Srikandi berguru memanah pada Arjuna. Waktu pengantin Arjuna dengan Dewi Wara Sumbadra, Srikandi datang menonton, ia melihat tingkah laku kedua pengantin itu, tertariklah Srikandi ingin menjadi pengantin. Pada suatu hari Srikandi melihat Arjuna memanah yang diajarkan pada Rarasati, gundik sang Arjuna, Srikandi lalu datang berguru memanah pada Rarasati. Tetapi sebenarnya kehendak itu hanya untuk lantaran saja, supaya dapat ketemu dengan Arjuna. Tingkah laku Srikandi yang demikian ini menjadikan murka Dewi Drupadi, permaisuri Prabu Puntadewa, kakak perempuan Srikandi dipandang bahwa tingkah laku Srikandi itu tak baik. Dewi Wara Srikandi pernah dipinang oleh raja Prabu Jungkungmardea di negeri Parangkubarja, hingga ramanda Dewi Wara Srikandi Prabu Drupada tergiur menerima pinangan itu, tetapi Dewi ...

Pesan "Sastra Jendra Hayuningrat Pangruwating Diyu"

Pesan "Sastra Jendra Hayuningrat Pangruwating Diyu"  Sastra Jendra Hayuningrat Pangruwating Diyu adalah sebuah pesan yang diajarkan dalam pewayangan yang mengajarkan manusia untuk melakukan tindakan-tindakan yang benar sehingga menghasilkan kehidupan yang harmonis. Di dalam Sastra Jendra Hayuningrat Pangruwating Diyu terdapat 7 tahapan hidup yakni: 1. Tapaning jasad, yang berarti mengendalikan/menghentikan daya gerak tubuh atau kegiatannya. Janganlah hendaknya merasa sakit hati atau menaruh balas dendam, apalagi terkena sebagai sasaran karena perbuatan orang lain, atau akibat suatu peristiwa yang menyangkut pada dirinya. Sedapat-dapatnya hal tersebut diterima saja dengan kesungguhan hati. 2. Tapaning budi, yang berarti mengelakkan/mengingkari perbuatan yang terhina dan segala hal yang bersifat tidak jujur. 3. Tapaning hawa nafsu, yang berarti mengendalikan/melontarkan jauh-jauh hawa nafsu atau sifat angkara murka dari diri pribadi. Hendaknya selalu bersikap sabar ...

Perkawinan Arjuna dengan Gandawati

Perkawinan Arjuna dengan Gandawati Prabu Kresna dihadap oleh Patih Udawa, Satyaki dan keluarga Dwarawati. Prabu Kresna memberi tahu tentang kepergian Arjuna dari Madukara. Prabu Kresna ingin mencarinya. Perundingan selesai, kemudian bubaran. Prabu Kresna berpamitan dengan tiga isterinya yaitu Rukmini, Jembawati dan Setyaboma. Prabu Dewasarana raja negara Tunggulmalaya, berbicara dengan sanak saudara tentang rencana pelamaran ke negara Tasikmadu. Tiga raksasa disuruh mencari letak kedudukan negara itu Bagawan Abyasa menemui kedatangan Arjuna dipertapaan wukir Retawu. Arjuna disuruh pergi ke negara Tasikmadu yang rajanya sedang mengalami kesedihan, karena anak perempuannya dilamar oleh banyak raja. Arjuna minta pamit, lalu berangkat ke negara Tasikmadu Prabu Gandasena raja negara Tasikmadu dihadap oleh Raden Madusadana. Raden Madusadana dan Patih Gandasaraya disuruh pergi untuk mencari perlindungan kepada kesatria yang sakti. Mereka berdua minta pamit, lalu berangkat meni...

Burisrawa

Image
Burisrawa  Burisrawa adalah anak nomor empat diantara lima bersaudara, anak dari pasangan Prabu Salya dan Dewi Setyawati, dengan urutan sebagai berikut : Dewi Erawati isteri Prabu Baladewa raja Mandura, Dewi Surtikanti isteri Adipati Karna raja Awangga, Dewi Banowati isteri Prabu Duryudana raja Hastinapura, kemudian Burisrawa dan yang bungsu adalah Raden Rukmarata. Jika empat saudara Burisrawa berparas cantik-cantik dan tampan, tidak demikian halnya dengan Burisrawa. Walaupun ia lehih gagah dan perkasa dibanding Rukmarata, ia bermuka raksasa yang menakutkan. Menurut pendapat banyak orang, Burisrawa adalah korban dari perbuatan orang tuanya pada waktu muda. Saat itu ayah Burisrawa malu mempunyai mertua Bagaspati yang adalah seorang begawan bermuka raksasa. Karena rasa malu itu Salya muda tega membunuh Bagaspati mertuanya. Selain mukanya yang jelek, Burisrawa tidak seberuntung saudara-saudaranya. Sepanjang hidup Burisrawa tidak pernah mendapatkan cinta yang didamba sian...

Alap-alapan Surtikanti

Image
Alap-alapan Surtikanti  DEWI SURTIKANTI adalah putri kedua Prabu Salya, raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati, putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. dewi Surtikanti mempunyai empat saudara kandung masing-masing bernama; Dewi Erawati, Dewi Banowati, Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. Dewi Surtikanti menikah dengan Basukarna/Adipati Karna, raja negara Awangga/Angga (Mahabharata) putra Dewi Kunti dengan Bathara Surya. Dari perkawinan tersebut, ia memperoleh dua orang putra bernama : Warsasena dan Warsakusuma. Dewi Surtikanti berwatak ; penuh belas kasih, setia, sabar dan sangat berbakti. Ia mati bunuh diri untuk bela pati atas kematian suaminya. Dewi Surtikanti tewas sebelum Adipati Karna gugur dalam perang tanding dengan Arjuna dalam perang Bharatayuda karena kesalahan dan keteledoran ucapan Adimangala, patih negara Awangga yang mengucapkan ; Adipati Karna minta sedah / sirih terucapkan menjadi Adipati Karna Seda / Mati. ...

Arya Udawa

Image
Arya Udawa  Arya Udawa merupakan putra Prabu Basudewa, dan menjadi patih di Dwarawati, yaitu patihnya Prabu Krisna. Patih Udawa berasal dari Widara kandang, dia adalah anak prabu Basudewa dengan nyai Sagopi yang pernikahanya dirahasiakan. Karena nyai Sagopi dulu adalah penari kraton yang sangat cantik parasnya, dan secara diam-diam prabu Basudewa menaruh hati padanya (nyai Sagopi). Alhasil dengan hubungan secara diam-diam tersebut, Nyai Sagopi melahirkan seorang putra yang diberi nama Udawa. Akan tetapi waktu Udawa masih dalam kandungan, ibundanya Nyai Segopi diserahkan kepada Antagopa, dan Udawa terlahir sebagai anak dari Antagopa. Sejak kecil Udawa sudah berkumpul dengan saudara-saudaranya, yaitu Kakrasana, Narayana dan Roroireng. Sejak kecil sampai dewasa Udawa sering mengikuti kemanapun Narayana (Kresna) pergi, mulai dari Narayana bertapa hingga sampai Narayana diangkat menjadi raja di Dwarawati. Karena kesetianya, maka Udawa diangkat menjadi patih di Dwarawati. P...

Arya Setyaki

Image
Arya Setyaki  Raden Setyaki putera Prabu Setyajid di Lesanpura, ia juga bernama Wresniwira karena merupakan putra Dewi Wresni, dan disebut juga kesatria Lesanpura. Walaupun Setyaki adalah putra mahkota yang akan menggantikan ayahandanya untuk memerintah di Lesanpura, tetapi ia memilih untuk pergi meninggalkan negerinya dan mengikuti iparnya, Prabu Kresna di Dwarawati, yang merupakan seorang titisan Betara Wisnu. Di negeri Dwarawati Setyaki dianggap sebagai pahlawan, dan karena kesaktiannya, ia mendapat julukan Bimakunting, artinya Sang Bima (Bratasena) yang kerdil. =================================================== Versi Wikipedia  Kelahiran Versi pewayangan Jawa mengisahkan ketika Warsini mengandung, ia mengidam ingin bertamasya menunggang macan putih. Satyajit mendatangkan para keponakannya, yaitu Kresna, Baladewa dan para Pandawa untuk ikut membantu. Ternyata yang berhasil menangkap macan putih idaman Warsini adalah Kresna. Namun, macan putih tersebut penjelmaa...

Perkawinan Arjuna dengan Rarasati

Image
Perkawinan Arjuna dengan Rarasati  Prabu Duryodana dihadap oleh Patih Sangkuni, Dursasana, Kartamarma, Durmagati, Citraksa, Citraksi dan Jayadrata. Raja membicarakan berita sayembara di negara Mandura. Raja ingin mengikuti sayembara untuk mendapatkan Rarasati. Para keluarga Korawa diminta siap-siap. Raja minta doa restu kepada Prabu Dhestarastra, Prabu Dhestarastra merestuinya. Patih Sengkuni diminta mengawalnya. Raja Raksasa di negara Selamiring bernama Prabu Kala Handayaningrat bercerita kepada Patih Kala Sakipu. Raja bermimpi bertemu dengan Rarasati, putri Widarakandhang, daerah negara Mandura. Prabu Kala Handayaningrat menyuruh tiga raksasa untuk melamar Rarasati ke Widarakandhang. Begawan Abyasa di Wukir Retawu dihadap oleh Arjuna. Sang bagawan minta agar Arjuna pergi ke Mandura mengikuti sayembara. Arjuna meninggalkan pertapaan bersama punakawan. Prabu Baladewa dihadap oleh Patih Pragota dan Patih Prabawa. Mereka membicarakan rencana Udawa yang mengadakan sayem...

Antasena

Image
Antasena Raden Antasena adalah putra Arya Wekudara yang ketiga dengan Dewi Urangayu, putri Sanghyang Baruna, dewi ikan yang berkedudukan di Kisiknarmada. Pertemuan Bima dengan Dewi Urangayu terjadi ketika Resi Druna menguji siswanya di perguruan Sokalima. Saat itu Werkudara diadu dengan duryudana, karena kalah dalam menggunakan gada, Duryudana sakit hati. Ia menyuruh Dursasana agar melenyapkan Werkudara. Dursasana pura-pura mengadakan pesta memeriahkan pendadaran siswa Sokalima tadi. Dalam pesta itu Werkudara memeriahkan pendadaran siswa Sokalima tadi. Dalam pesta itu Werkudara diajak minum tuak. Karena terlalu banyak minum, Aryaa Sena mabuk dan jatuh pingsan. Dalam keadaan pingsan itulah tubuh Sena diikat lalu diceburkan ke dalam sungai Jamuna. Tubuh Bima hanyut hingga ke Kisik narmada (pertemuan sungai Jamuna dan sungai Gangga). ia ditolong oleh Batara Baruna dan disembuhkan dengan air Rasakunda. Akhirnya Arya Bima dijodohkan dengan putrinya Dewi Urangayu adik Urang Ray...

Gatotkaca Lahir

Image
Gatotkaca Lahir  Setelah sekian lama ditunggu-tunggu akhirnya Dewi Arimbi mengandung anak dari Bima. Seluruh rakyat Pringgandani sangat bersukacita, dikarenakan anak ini akan menjadi generasi penerus sebagai Raja di Pringgandani bila Dewi Arimbi sudah tiada. Saat itu seluruh putra Pandawa disertai Sri Batara Kresna tidak ketinggalan seluruh punakawan Semar, Astrajingga, Dawal dan Gareng berkumpul di Istana Pringgandani, merka sedang berkumpul menunggu saat kelahiran sang putra Bima. Tidak lama berselang terdengar tangisan bayi menggelegar menggentarkan seantero Pringgandani, seluruhnya yang berada di bangsal menarik nafas panjang. Sesaat kemudian ada emban yang menghaturkan berita bahwasanya sang putra mahkota laki-laki telah lahir dalam keadaan sehat begitu juga dengan kondisi sang ibu. Mendengar hal tersebut bertambahlah kebahagian semuanya, satu persatu dari mereka memberikan selamat kepada Raden Aria Werkudara alias Bima atas kelahiran putrannya. Beberapa waktu ke...