Posts

Showing posts from November, 2017

Cerita Pernikahan Basudewa

Image
Cerita Pernikahan Basudewa - Pada suatu hari pangeran Mandura yakni Basudewa menghilang dari keraton. Pandu yang berada di Astina mendengar berita itu, maka ia pergi mencarinya ditemani Semar, Nala Gareng dan Petruk. Sementara Basudewa berada di tengah hutan sedang bersemasi (bertapa) tiba-tiba Begawan Kawita dari Maendra datang dan meminta pertolongan kepada Basudewa karena pertapaannya d irusak oleh hewan yang dipimpin seekor gajah.  Basudewa segera bangun dari semadinya dan ia menolong Begawan Kawita segera membunuh hewan-hewan yang merusak pertapaan. Setelah hewan-hewan terbunuh munculah dua dewa yang memerintahkan agar Basudewa sayembara perang yang diadakan Dipasudya untuk mendapatkan Dewi Maerah putri Prabu Dipancandra dari Kerajaan Widarba. Basudewa kemudian menuruti perintah itu, dan pergi ke Kerajaan Widarba untuk mengikuti sayembara dan mencoba melawan Dipasudya adik Dewi Maerah. Berkat bantuan Pandu dengan mantra-mantranya maka Basudew...

Beberapa Sebutan Bima Atau Werkudara

Image
Beberapa Sebutan Bima Atau Werkudara - Nama-nama lain : Bratasena Balawa Birawa Dandungwacana Nagata Kusumayuda Kowara Bima Pandusiwi Bayusuta Sena Wijasena Jagal Abilawa Raden Werkudara atau Bima merupakan putra kedua dari Dewi Kunti dan Prabu Pandudewanata. Tetapi ia sesungguhnya adalah putra Batara Bayu dan Dewi Kunti sebab Prabu Pandu tidak dapat menghasilkan keturunan. Ini merupakan kutukan dari Begawan Kimindama. Namun akibat Aji Adityaredhaya yang dimiliki oleh Dewi Kunti, pasangan tersebut dapat memiliki keturunan. Pada saat lahirnya, Werkudara berwujud bungkus. Tubuhnya diselubungi oleh selaput tipis yang tidak dapat disobek oleh senjata apapun. Hal ini membuat pasangan Dewi Kunthi dan Pandu sangat sedih. Atas anjuran dari Begawan Abiyasa, Pandu kemudian membuang bayi bungkus tersebut di hutan Mandalasara. Selama delapan tahun bungkus tersebut tidak pecah-pecah dan mulai berguling kesana kemari sehingga hutan yang tadinya rimbun menjadi rata...

Kisah Cerita Wayang Sadewa

Image
Kisah Cerita Wayang Sadewa - Raden Sadewa atau Tangsen yang merupakan saudara kembar dari Raden Nakula adalah bungsu dari Pandawa. Ia adalah putra dari Dewi Madrim dan Batara Aswin, dewa kembar bersama Batara Aswan, ayah Nakula. Raden Sadewa memiliki perwatakan jujur, setia, taat pada orang tua dan tahu membalas budi serta dapat menjaga rahasia. Dalam hal olah senjata, sadewa ahli dalam penggunaan pedang. Nama-nama lain dari Sadewa adalah Sudamala, dan Madraputra. Dalam penyamaran di Negri Wirata Sadewa menjadi pengurus taman kerajaan di Wirata bernama Tantripala. Jika Nakula tak dapat lupa akan segala hal maka, Sadewa juga memiliki ingatan yang kuat serta ahli dalam hal menganalisis sesuatu. Sadewa juga ahli dalam hal Metafisika dan dapat tahu hal yang akan terjadi. Ini diperoleh dari Ditya Sapulebu yang dikalahkannya dan menyatu dalam tubuhnya saat Pandawa membuka hutan Mertani. Selain itu, Sadewa mendapatkan wilayah Bumiretawu atau juga disebut Ba...

Akhir Kisah Pandawa Lima

Image
Akhir Kisah Pandawa Lima -  Pandawa Lima merupakan tokoh yang tidak dapat dipisahkan dengan kisah Mahabarata, karena Pandawa Lima merupakan tokoh sentralnya bersama dengan Kurawa. Pertempuran antara Pandawa Lima dengan Kurawa yang masih mempunyai hubungan saudara, karena Pandawa Lima memperjuangkan hak tahtanya atas Kerajaan Hastinapura yang di kuasai oleh para Kurawa ( Prabu Suyudhana dengan saudara-saudaranya yang berjumlah seratus ). Pandawa lima adalah sebutan lima bersaudara, putra dari Pandu Dewanata yakni Yudistira, Bima, Arjuna, Nakula dan Sadewa. Yudistira dengan nama kecilnya Puntadewa, Bima dengan nama kecilnya Sena, dan Arjuna dengan nama kecilnya Permadi dilahirkan dari ibu Dewi Kunti sedang Nakula dengan nama kecilnya Punten dan Sadewa dengan nama kecilnya Tangsen dilahirkan dari ibu Dewi Madrim. Pandu Dewanata adalah Raja Hastinapura, tetapi mati muda dan anak-anaknya masih kecil-kecil sehingga belum memungkinkan untuk memegang kendali pe...

Kelahiran Tokoh Wayang Antareja

Image
Kelahiran Tokoh Wayang Antareja -   Prabu Nagabaginda adalah raja Negara Bantalatelu dengan rupa badan manusia dengan kepala naga, dan mampu merubah dirinya baik menjadi manusia betulan hingga berupa naga raksasa. Nagabaginda kesal lantaran Batara Guru memberikan anugerah Sanghyang kepada Anantaboga, bukan kepada dirinya padahal ia yakin lebih ganteng diantara para bangsa ular dan naga. Yang kedua Dewi Suparti yang ditaksirnya di pinang Sanghyang Anantaboga. Ketidak puasan ini akhirnya mengutus Patih Wisasarpa untuk menanyakan kepada Dewa. Singkat cerita rombongan utusan ini telah berhadapan dengan Batara Narada. Penjelasan Batara Narada perihal anugerah Dewa tersebut tidak diterima oleh Patih Wisasarpa, dan terjadilah peperangan. Akan tetapi Batara Guru telah menyiapkan Batara Brahma dengan mantra giri pawakanya, Batara Indra dengan kalajaksanya, Batara bayu dengan angin sakti. Perlawanan Patih Wisasarpa dengan ajian wisa sard...

Karakteristik Wayang Drona

Image
Karakteristik Wayang Drona - Drona lahir dalam keluarga brahmana (kaum pendeta Hindu). Ia adalah putera dari pendeta Bharadwaja, lahir di kota yang sekarang disebut Dehradun (modifikasi dari kata dehra-dron, guci tanah liat), yang artinya bahwa Drona atau Durna  berkembang  di luar tubuh manusia, yakni dalam Droon (tong atau guci). Pada suatu hari,  Bharadwaja pergi bersama rombongannya menuju Gangga untuk mensucikan diri. Di sana ia melihat bidadari yang sangat cantik datang untuk mandi. Sang pendeta tidak mampu menguasai nafsunya sehingga menyebabkannya mengeluarkan air mani yang sangat banyak. Kemudian dia menampung air mani tersebut dalam sebuah pot atau drona, dan dari cairan tersebut Drona kemudian  lahir dan dirawat. Drona menghabiskan masa mudanya dalam kemiskinan, ia belajar agama dan militer bersama-sama dengan pangeran dari Kerajaan Panchala bernama Drupada. Drupada dan Drona kemudian menjadi teman dekat dan Drupada, dalam masa kecilnya yang bahag...

Kelahiran Gatot Kaca

Image
Kelahiran Gatot Kaca - Setelah sekian lama ditunggu-tunggu akhirnya Dewi Arimbi mengandung anak dari Bima. Seluruh rakyat Pringgandani sangat bersukacita, dikarenakan anak ini akan menjadi generasi penerus sebagai Raja di Pringgandani bila Dewi Arimbi sudah tiada. Saat itu seluruh putra Pandawa disertai Sri Batara Kresna tidak ketinggalan seluruh punakawan Semar, Astrajingga, Dawal dan Gareng berkumpul di Istana Pringgandani, merka sedang berkumpul menunggu saat kelahiran sang putra Bima. Tidak lama berselang terdengar tangisan bayi menggelegar menggentarkan seantero Pringgandani, seluruhnya yang berada di bangsal menarik nafas panjang. Sesaat kemudian ada emban yang menghaturkan berita bahwasanya sang putra mahkota laki-laki telah lahir dalam keadaan sehat begitu juga dengan kondisi sang ibu. Mendengar hal tersebut bertambahlah kebahagian semuanya, satu persatu dari mereka memberikan selamat kepada Raden Aria Werkudara alias Bima atas kelahiran putrannya. Beb...

Kisah Asmara Banowati

Image
Kisah Asmara Banowati - Lelaki itu bernama Aswatama. Ia anak Pandita Drona. Ia punya rindu-dendam terhadap perempuan. Mengapa? Inilah kisahnya. Syahdan, Prabu Salya raja Mandaraka mempunyai tiga orang putri. Semuanya rupawan. Ialah Erawati, Surthikanti dan Banowati. Yang paling cantik sekaligus binal namanya Banowati. Disamping cantik dan binal ia molek. Banyak lelaki melambungkan khayalan padanya. Hukum dunia telah digariskan, wanita cantik berjodoh dengan lelaki rupawan. Yang binal dapat yang jalang. Banowati juga tahu hukum dunia itu. Karenanya ia berani jatuh hati pada Arjuna, sang penengah Pandawa, lelananging jagad – pejantan dunia, lelaki paling jalang diantara yang jalang. Gayung bersambut. Playboy dunia wayang itu tidak menampik Banowati. Maka terjadilah percintaan yang membirahi. Di tempat lain Prabu Drupada raja Panchala terluka hatinya karena ulah Pandita Drona. Drupada lantas melakukan ritual Putrakama Yadnya, ritual me...

Kisah Cerita Caranggana

Image
Kisah Cerita Caranggana -  Bambang Caranggana , salah seorang putra Arjuna. Ibunya bernama Endang Maeswara, sedangkan kakeknya adalah Begawan Maruata. Sejak kecil ia tinggal menemani ibu dan kakeknya di pertapaan Gambir Melati, bukan mengikuti ayahnya di Kasatrian Madukara. Walaupun sebenarnya ia bukan seorang yang sakti, tetapi kejujuran dan kebersihan hatinya membuat bambang Caranggana sering disusupi Sang Hyang Wenang. Dan bila sudah demikian, tidak seorang pun dapat mengalahkannya. Dalam berbagai lakon, Bambang Caranggana dalam keadaan disusupi Sang Hyang Wenang, selalu dapat mengalahkan Batara Guru. Ini terjadi bilamana Batara Guru berbuat kesalahan dan menyeleweng dari tugasnya. Misalnya ketika Batara Guru mencoba merayu Dewi Dursilawati, salah seorang Kurawa. Dalam peristiwa itu Bambang Caranggana mengalahkan pemuka dewa itu. Lakon yang demikian merupakan cerita carangan.